Ujian sebagai Jalan Mengangkat Derajat

Dalam perjalanan hidup, ujian adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Setiap orang, tanpa terkecuali, pasti pernah merasakan fase sulit, tekanan, kesedihan, ataupun kesempitan hidup. Namun, Islam mengajarkan bahwa ujian tidak selalu hadir sebagai bentuk hukuman atas dosa dan kesalahan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin رحمه الله menjelaskan bahwa Allah Ta’ala terkadang menguji seorang hamba bukan semata-mata karena keburukan yang telah ia perbuat, melainkan karena Allah ingin mengangkat derajatnya di sisi-Nya. Melalui ujian tersebut, seorang hamba diberi kesempatan untuk menunjukkan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman.

Ujian justru menjadi sarana pemurnian jiwa. Ketika seorang hamba bersabar dan tetap bergantung kepada Allah, maka ia sedang menapaki jalan kemuliaan. Kesabaran dalam menghadapi ujian adalah tanda keimanan yang kuat, sekaligus sebab diperolehnya kedudukan yang tinggi di sisi Allah sebagai golongan orang-orang yang sabar.

Menjelang Ramadhan, pesan ini menjadi pengingat yang sangat penting. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang melatih kesabaran, menerima takdir Allah, serta memperkuat keimanan di tengah ujian hidup. Apa pun kondisi yang sedang kita hadapi saat ini, bisa jadi itulah jalan yang Allah pilih untuk meninggikan derajat kita.

Maka, jangan tergesa-gesa berprasangka buruk kepada Allah ketika ujian datang. Boleh jadi, di balik kesulitan tersebut tersimpan kemuliaan yang besar. Mari sambut Ramadhan dengan hati yang lapang, jiwa yang sabar, dan keyakinan bahwa setiap ujian adalah bagian dari kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

26 Hari Menuju Ramadhan — mari persiapkan diri dengan kesabaran dan keteguhan iman.
#MenujuRamadhan

Dakwah, Aksi & Kolaborasi
PCPM Temanggung

Baca juga :   Kajian Pimpinan Muhammadiyah Cabang Temanggung Berjalan Sukses

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *