Menyambut Ramadhan dengan Menyempurnakan Hutang Puasa

Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang selalu dinanti oleh kaum muslimin. Bulan yang di dalamnya Allah melipatgandakan pahala, membuka pintu ampunan, dan memberikan kesempatan luas untuk memperbaiki diri. Namun, sebelum memasuki Ramadhan yang akan datang, ada satu hal penting yang sering terlupakan, khususnya oleh para mbak-mbak dan emak-emak: menyelesaikan hutang puasa Ramadhan yang lalu.

Bagi sebagian perempuan, hutang puasa kerap terjadi karena uzur syar’i seperti haid, nifas, hamil, atau menyusui. Islam memberikan keringanan dalam hal ini, namun juga memerintahkan untuk menggantinya di hari lain. Hutang puasa bukan sekadar catatan ibadah yang bisa ditunda tanpa batas, melainkan amanah yang harus segera ditunaikan ketika mampu.

_Kini, Ramadhan tinggal 28 hari lagi. Waktu yang tersisa seharusnya menjadi pengingat dan penyemangat untuk segera melunasi kewajiban tersebut. Menyegerakan qadha puasa sebelum datangnya Ramadhan baru adalah bentuk kesungguhan kita dalam menaati perintah Allah dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan hati yang tenang dan ibadah yang lebih maksimal._

Dengan menyelesaikan hutang puasa, kita tidak hanya meringankan beban kewajiban, tetapi juga melatih kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab sebagai seorang muslimah. InsyaAllah, langkah kecil ini akan menjadi pembuka keberkahan di bulan Ramadhan yang akan datang.

Mari manfaatkan sisa waktu yang ada. Jangan menunda kebaikan, karena kita tidak pernah tahu apakah masih diberi kesempatan bertemu Ramadhan berikutnya. Semoga Allah memudahkan langkah kita untuk menyempurnakan ibadah dan menyambut Ramadhan dengan penuh kesiapan dan keimanan.

#MenujuRamadhan

*Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Temanggung*

_Dakwah, aksi, dan kolaborasi_

Baca juga :   Kajian Pimpinan Muhammadiyah Cabang Temanggung Berjalan Sukses

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *