Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya ada seorang lelaki yang mengunjungi saudaranya di desa lain. Lalu Allah menugaskan seorang malaikat di jalan yang ia lalui. Malaikat itu bertanya: ‘Ke mana engkau hendak pergi?’ Ia menjawab: ‘Aku hendak mengunjungi saudaraku di desa ini.’ Malaikat bertanya: ‘Apakah engkau memiliki suatu kepentingan darinya?’ Ia menjawab: ‘Tidak, hanya saja aku mencintainya karena Allah.’ Malaikat itu berkata: ‘Sesungguhnya Allah telah mencintaimu sebagaimana engkau mencintainya karena Allah.'” (HR. Muslim)
Pelajaran dari Hadits:
– Mencintai seseorang karena Allah adalah amalan yang sangat mulia.
– Allah akan mencintai kita jika kita mencintai saudaranya karena Allah.
– Cinta karena Allah tidak memiliki kepentingan dunia, hanya karena ketaatan kepada Allah.
– Niat dan rasa cinta di dalam hati memiliki nilai yang besar di sisi Allah.
– Hadits ini mendorong kita untuk saling mencintai dan menjaga persaudaraan karena Allah.
Ayat Al-Qur’an yang Terkait:
– “Adapun orang-orang yang beriman, mereka sangat besar cintanya kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 16)
– “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (Al-Hujurat: 10)
– “Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya.” (Al-Maidah: 54)
– “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan ketakwaan.” (QS. Al-Mā’idah: 2)

