Setan Lari dari Rumah

Rumah seharusnya menjadi tempat paling menenangkan bagi penghuninya. Namun, ketenangan itu tidak hanya dibangun oleh dinding dan atap, melainkan oleh dzikir, doa, dan bacaan Al-Qur’an yang hidup di dalamnya. Rasulullah ﷺ mengingatkan kita agar tidak menjadikan rumah seperti kuburan—sunyi dari ibadah dan jauh dari cahaya wahyu.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah. Ini menunjukkan betapa besar kekuatan Al-Qur’an dalam menjaga rumah dan penghuninya dari gangguan setan, was-was, serta keburukan yang tidak kasat mata.

Membaca Al-Qur’an di rumah bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk perlindungan spiritual. Surat Al-Baqarah secara khusus mengandung banyak ajaran tauhid, hukum, dan nilai kehidupan yang mampu menguatkan iman serta membersihkan rumah dari pengaruh negatif.

Menjelang Ramadhan, inilah saat yang tepat untuk menghidupkan rumah dengan tilawah Al-Qur’an. Jadikan setiap sudut rumah dipenuhi lantunan ayat suci, agar rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi sumber keberkahan, ketenteraman, dan ladang pahala.

Mari sambut Ramadhan dengan rumah yang hidup oleh Al-Qur’an—karena rumah yang dibacakan Al-Baqarah adalah rumah yang ditinggalkan setan dan didekati rahmat Allah. _#MenujuRamadhan_ Dakwah, Aksi & Kolaborasi

PCPM Temanggung

Baca juga :   Semangat Jamaah Tak Surut Meski Hujan Deras: Kajian Malam Jumat Pon di Masjid Baitul Karim Podomulyo PRM. JAMPIROSO-JAMPIREJO

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *